Iklan

🔴 Breaking News
📺 Koran Rakyat•Suara Informasi Rakyat • Berita Terkini • Nasional • Hukum • Pemerintahan • Daerahl• iklan dan liputan Hubungi Redaksi WA 081279352944 •

Ikan Louhan dan Cupang Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat di Era Digital

Koran Rakyat
Jumat, 21 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-22T00:40:36Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


Oleh: Yudha Saputra – Penggiat Kemasyarakatan GEBRAK Indonesia

 Budidaya dan perdagangan ikan hias jenis Louhan dan Cupang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu sektor ekonomi rakyat pada 2026. Keduanya tidak lagi sekadar menjadi hobi, tetapi dapat berkembang menjadi usaha produktif berbasis rumah tangga yang melibatkan pembudidaya, pedagang, penyedia pakan, perlengkapan aquarium hingga jasa pengiriman.

Potensi tersebut terlihat dari aktivitas perdagangan ikan hias di Pasar Parung, Bogor, yang dikenal sebagai salah satu sentra perdagangan ikan hias besar di Indonesia. Saat dikunjungi Tim Organisasi GEBRAK Indonesia, aktivitas perdagangan di kawasan tersebut menunjukkan perputaran ekonomi yang mencapai miliaran rupiah, melibatkan banyak pelaku usaha dalam satu rantai perdagangan.

Menurut Yudha Saputra, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ikan hias memiliki dampak ekonomi yang jauh lebih luas daripada sekadar nilai jual ikan.

“Yang harus dilihat bukan hanya harga ikannya, tetapi perputaran ekonomi di belakangnya. Ada pembudidaya, pedagang, pakan, aquarium, transportasi, jasa pengiriman, hingga ekonomi kreatif. Semuanya bisa bergerak dalam satu ekosistem,” ujar Yudha.

Ia menilai Cupang mempunyai peluang besar karena dapat dibudidayakan dalam skala rumah tangga dengan kebutuhan lahan relatif terbatas. Sementara Louhan memiliki pasar tersendiri, terutama untuk ikan berkualitas dari sisi warna, jenong, bentuk tubuh, mutiara, marking dan genetik.

Menurutnya, peluang tersebut akan semakin kuat apabila dipadukan dengan market digital. Media sosial, marketplace, WhatsApp Business dan live selling dapat mempertemukan pembudidaya langsung dengan konsumen dari berbagai daerah.

Yudha mendorong agar sentra-sentra ikan hias tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga dikembangkan sebagai pusat edukasi, pembibitan, kontes, komunitas dan pemasaran digital.

“Ekonomi rakyat harus dibangun dari potensi yang sudah ada. Pemerintah dapat berperan sebagai fasilitator melalui pelatihan, teknologi, akses pasar dan penguatan kelembagaan. Tujuannya bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menciptakan masyarakat yang mampu menghasilkan dan mengembangkan pendapatannya sendiri,” katanya.

Menurut Yudha, model ekonomi berbasis ikan hias juga dapat dikembangkan ke sektor lain seperti pertanian, peternakan, tanaman hias, kuliner dan ekonomi kreatif.

“Satu rumah bisa menjadi unit usaha, satu kelompok menjadi sentra ekonomi, dan teknologi digital menjadi pintu menuju pasar yang lebih luas. Inilah yang perlu kita dorong sebagai bagian dari penguatan ekonomi rakyat,” pungkasnya. ( Red )
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Breaking News

Breaking News

Advetorial & Iklan