Iklan

🔴 Breaking News
📺 Koran Rakyat•Suara Informasi Rakyat • Berita Terkini • Nasional • Hukum • Pemerintahan • Daerahl• iklan dan liputan Hubungi Redaksi WA 081279352944 •

Putusan MK Soal IKN Dinilai Pertegas Dasar Hukum Pemindahan Ibu Kota, Bukan Menghentikan Proyek

Koran Rakyat
Kamis, 04 Juni 2026
Last Updated 2026-06-04T17:48:44Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini


JAKARTA – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 71/PUU-XXIV/2026 yang menolak uji materi terhadap Undang-Undang IKN kembali memunculkan diskusi publik mengenai arah pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara.

Dalam putusan yang dibacakan pada 12 Mei 2026 tersebut, MK menegaskan bahwa proses pemindahan ibu kota sepenuhnya bergantung pada keputusan presiden melalui Keputusan Presiden (Keppres). Selama Keppres tersebut belum diterbitkan, maka status Jakarta tetap sebagai ibu kota negara.

Pandangan ini kemudian menimbulkan berbagai tafsir di ruang publik. Sebagian pihak sempat menilai putusan MK dapat dimaknai sebagai hambatan atau bahkan penghentian proyek IKN. Namun sejumlah analis hukum menilai interpretasi tersebut keliru.

Salah satu pandangan yang berkembang menyebutkan bahwa putusan MK justru memperjelas struktur kewenangan dalam proses pemindahan ibu kota, sekaligus menegaskan bahwa proyek pembangunan IKN tetap memiliki landasan hukum yang sah dan tidak dibatalkan.

Dari sisi hukum administrasi negara, penegasan MK dianggap memperkuat posisi pemerintah dalam melanjutkan tahapan pembangunan, dengan menempatkan keputusan akhir pada kewenangan eksekutif melalui Keppres.
Di sisi lain, dukungan politik terhadap keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara juga disebut masih terlihat. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke kawasan IKN pada awal 2026, yang dinilai sebagai sinyal komitmen pemerintah terhadap proyek tersebut.

Pandangan ini sejalan dengan analisis sejumlah pengamat hukum tata negara, termasuk Nicholas Martua Siagian, yang menilai bahwa putusan MK tidak menghentikan proses pembangunan, melainkan menegaskan mekanisme final pemindahan ibu kota berada pada keputusan presiden.

Dengan demikian, polemik yang berkembang di publik dinilai lebih banyak dipicu oleh salah tafsir terhadap substansi putusan, bukan perubahan kebijakan hukum itu sendiri. ( Redaksi )
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Breaking News

Breaking News

Advetorial & Iklan