MANTAN KETUA KI LAMPUNG JUNIARDI DAFTAR KOMISIONER 2026-2029, USUNG TAGLINE "TRANSPARANSI CEGAH KORUPSI


BANDAR LAMPUNG –Bursa seleksi calon Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung periode 2026–2029 semakin bergairah.


Tokoh pers dan praktisi hukum, Juniardi, http://S.IP., S.H., M.H., resmi menyerahkan berkas pendaftaran di Sekretariat Pendaftaran, Senin (26/10/2026) siang.


Kehadiran pria kelahiran Kota Metro, 3 Juli 1975 itu langsung menyita perhatian. Selain dikenal luas di kalangan jurnalis, ia mengusung tagline strategis: _Transparansi Cegah Korupsi.


Juniardi yang juga Dewan Pakar Ikatan Jurnalis Pemprov Lampung dan Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Lampung 2026–2029 itu mengaku terpanggil kembali mengabdi untuk memperkuat pilar keterbukaan informasi di Lampung.


“Keterbukaan informasi publik bukan sekadar instrumen administratif, melainkan benteng utama dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Semangat Transparansi Cegah Korupsi harus terus kita gelorakan agar tata kelola pemerintahan semakin bersih dan partisipatif,” ujar Juniardi usai menyerahkan berkas.


Langkah Juniardi bukan tanpa modal. Dari sisi pengalaman kelembagaan, ia bukan orang baru. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung Periode 2010–2015 dan dipercaya memimpin Forum Komunikasi Komisi Informasi Provinsi (ForKIP) se-Indonesia pada periode yang sama.


Di dunia jurnalistik, kiprahnya tak diragukan. Selama 11 tahun berkarier di SKH Lampung Post (Media Indonesia Group), ia juga malang melintang sebagai Pimpinan Redaksi di berbagai media dan pernah menjabat Dewan Kehormatan PWI Lampung 2011–2016. 


Kombinasi pengalaman sebagai mantan Ketua KI, jurnalis senior, penulis buku panduan keterbukaan informasi berjudul _Hak Anda Mendapatkan Informasi_, serta latar belakang advokat diyakini menjadi nilai lebih.


Kehadiran Juniardi dalam bursa calon komisioner KI Lampung diharapkan mampu memperkuat kualitas penyelesaian sengketa informasi publik dan mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka di Bumi Ruwa Jurai.(Red)