Kota Metro Berduka, Aktivis Hermansyah TR “Penyambung Suara Rakyat” Telah Berpulang


Oleh: Yudha Saputra ~ Praktisi Pers

Kabar duka menyelimuti Kota Metro. Aktivis sekaligus Ketua Ormas Ikatan Pemuda Lampung Indonesia (IPLI), Hermansyah TR, S.H., bin Syarifuddin TR, telah berpulang.

Kepergian Hermansyah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan-rekan organisasi, serta masyarakat yang selama ini mengenal sosoknya dalam berbagai aktivitas sosial dan kemasyarakatan.

Semasa hidup, Hermansyah dikenal sebagai salah satu aktivis yang aktif menyuarakan berbagai persoalan masyarakat. Ia kerap mengambil bagian dalam ruang-ruang sosial, terutama ketika terdapat aspirasi atau keresahan warga yang membutuhkan perhatian.

Sosoknya kemudian dikenal sebagai “penyambung suara rakyat”, karena perannya dalam membawa aspirasi masyarakat ke ruang publik.

Bagi masyarakat, keberadaan seorang aktivis tidak hanya berkaitan dengan aktivitas organisasi. Lebih dari itu, aktivis dapat menjadi jembatan komunikasi ketika masyarakat ingin menyampaikan persoalan kepada pihak-pihak yang memiliki kewenangan.

Hermansyah memilih mengambil peran tersebut.

Berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat menjadi bagian dari perhatian dan aktivitasnya. Ia berusaha mendengar, memahami, kemudian menyampaikan aspirasi tersebut melalui ruang yang tersedia.

Sebagai Ketua IPLI, Hermansyah juga menjalankan aktivitas organisasi yang bersentuhan dengan kehidupan sosial dan kemasyarakatan. Rekan-rekan seperjuangannya mengenang dirinya sebagai sosok yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Kini, kepergiannya meninggalkan ruang kosong.

Sosok yang selama ini bersedia mendengar dan menyampaikan aspirasi masyarakat kini telah tiada.

Kepergian seorang aktivis tidak serta-merta menghapus persoalan yang selama ini diperjuangkan. Suara masyarakat tetap membutuhkan ruang untuk disampaikan, sementara kepedulian sosial tetap membutuhkan orang-orang yang bersedia mengambil bagian.

Karena itu, jejak Hermansyah tidak hanya dikenang melalui jabatan maupun organisasi yang pernah dipimpinnya. Ia juga dikenang melalui keberaniannya untuk berada di tengah masyarakat dan mengambil bagian dalam menyuarakan aspirasi.

Kota Metro kini kehilangan salah satu sosok yang pernah mengisi ruang tersebut.

Selamat jalan, Hermansyah TR, S.H., bin Syarifuddin TR.

Semoga seluruh amal ibadah dan kebaikan semasa hidup mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan..Aamin.